tips menjadi freelancer

Beberapa hal dan ciri desainer grafis yang tidak disukai oleh klien

Menjadi seorang desainer grafis adalah pilihan bagi sebagian orang. Jika anda mengambil jalur freelance fulltime, tentu membangun branding diri sendiri adalah hal yang sangat penting. Menjaga hubungan yang baik dengan klien dan memberikan pelayanan maksimal adalah kewajiban jika anda ingin jasa anda terus laris. Berikut ulasan saya mengenai hal-hal atau ciri seorang desainer grafis yang tidak disukai oleh klien. Pada artikel sebelumnya (bisa anda baca juga) saya telah menulis mengenai ciri desainer yang disukai oleh klien.

Tidak ramah dalam menjawab pertanyaan

Klien yang membutuhkan jasa desain dan menghubungi anda, berharap chatnya dibalas dengan ramah dan sesuai pertanyaan. Terlebih lagi, jika klien belum mengerti apa yang dia butuhkan untuk projectnya misal mengenai desain company profile atau desain website yang bagus bagaimana dan lain sebagainya. Jangan hanya menjawab “bisa”, “ya” atau sepatah kata saja. Jawablah dengan jelas dan terperinci bahkan memberikan saran dan solusi terbaik meski anda belum dibayar. Walaupun bersusah payah panjang lebar menjawab pertanyaan yang ujungnya belum tentu membeli/memesan jasa anda, setidaknya anda mendapat reputasi yang baik dan akan memperbesar peluang dia memakai jasa anda. Jawaban anda ketika klien bertanya adalah gerbang menuju kerjasama anda dengan klien tersebut.

Slow Respon dalam membalas klien

Lambat dalam merespon setiap panggilan atau chat masuk juga hal yang menyebalkan bagi calon klien. Bahkan karena hal tersebut, anda bisa kehilangan klien potensial anda, karena ketika menunggu balasan dari anda, klien sudah chat / negoisasi dengan desainer lain. Kecepatan respon dalam menjawab chat adalah senjata anda dalam mendapatkan peluang.

Harga mahal tapi layanan seadanya

Sudah kodratnya klien meminta harga serendah mungkin tapi layanan paling maksimal. Tetapi ada juga yang berani membayar mahal karena desainernya sudah terkenal atau banyak portofolio yang bagus. Tetapi jika anda baru merintis, berikanlah harga wajar atau pantas dengan layanan maksimal. Anda bisa baca tips dari saya di artikel sebelumnya (baca juga : ciri desainer yang disukai klien)

Tidak punya contoh karya dan portfolio

Portfolio atau kumpulan hasil karya sangat penting bagi para desainer. Bagaimana klien percaya anda, jika anda tidak memiliki portfolio yang baik ? Jika anda belum punya, silahkan buat dari sekarang. Portfolio bisa berupa website pribadi, file pdf, website khusus portfolio seperti pinterest / dribble dan lain sebagainya.

Ilustrasi ciri desainer grafis yang tidak disukai klien
ilustrasi

Kesimpulan desainer grafis yang tidak disukai oleh klien

Bagi desainer grafis yang baru memulai dalam dunia jasa desain, ada baiknya memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk para calon klien anda. Jawablah dengan baik, rinci dan berikanlah solusi maupun saran jika perlu agar meningkatkan peluang kerjasama anda. Desainer grafis yang slow respon dan pelayanan yang kurang maksimal dapat menyebabkan calon klien kabur. Tidak ada ruginya bersusah payah dalam memberikan pelayanan yang ramah dan baik, daripada bersusah payah mencari klien.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *